Jumat, 04 Juni 2010

TVS Apache RTR160

TVS Apache RTR160

Kenapa pak awi beli motor Apache? Motor China ya? Kok sama dengan produk lainnya dari India? (maksudnya Pulsar kali, ya). Bagaimana dengan spare part-nya? Bisa service di bengkel mana saja? Bagaimana harga jual kembali? Kenapa gak beli Tiger saja? atau MegaPro… Ohhh, yang iklannya naik gedung tinggi itu ya? Halah itu lagi …. xixixixixi

Itulah pertanyaan-pertanyaan standar yang muncul saat saya mempenalkan baik secara sengaja maupun tidak dengan saudara, tetangga, teman kerja ataupun teman sekolah dahulu ke TVS Apache alias si Black Macho yang baru saya beli.

Memang tidak mudah memilih sepeda motor yang diinginkan. Landasan saya adalah, motor akan saya pakai untuk harian ke kantor. dan tentunya cocok dengan fisik saya yang tinggi 184cm, berat 87kg. Jadi pertama kategori yang saya pilih adalah motor sport yang relatif hemat dan murah, tapi tidak murahan. Setelah mencari informasi dari berbagai media di internet dan tabloid khusus motor dan saya bandingkan dengan berbagai merk motor yang ada, saya bulatkan hati untuk memilih APACHE.

Kenapa saya beli APACHE? Ada beberapa alasan yang saya berikan :

1. Harga yang realistis dengan keadaan saya

Telah saya survey harga-harga motor sekelas seperti Honda Tiger yaitu sekitar 23,450 juta untuk CW dan 20
juta untuk SW. Honda Megapro 160cc sekitar 18 juta. Yamaha V-Ixion juga 18 juta. Yamaha Scorpio 20 juta, Bajaj Pulsar 20 juta (per Mei 2008). Suzuki Thunder 125cc Rp.15,225 juta, Kawasaki Ninja 250cc wah mahal banget, Honda CBR juga mahal untuk ukuran kantong saya. Dan bila dengan keadaan saya waktu itu maka motor tersebut harus saya beli dengan cara kredit…wuihh. .. berat banget. Sementara TVS Apache harganya Rp.16,500,000; wah cocok nih….

2. Teknologi yang berbeda dari motor Jepang

RTR alias Racing Throttle Response, Ya iyalah…. ini dicipkan untuk bisa merespon secara cepat di balapan. Jadi motor ini dilahirkan untuk balapan. Model oke, harga oke, dan…. yang jelas suku cadangnya
ga mahal…


Di lingkungan saya baru saya saja yang beli APACHE. Saya ingin tampil beda dengan motor yang pas dengan fisik saya, model juga OK, spare-part mudah dicapai, harga terjangkau, tarikan yahud, teknologi mumpuni.
Pertanyaan selanjutnya yang tadi, spare-part gimana? Ini motor dari india, sukucadang? saya yakin
pasti tersedia dengan mudah karena TVS Motor Company Indonesia telah berinvestasi sangat besar
di Indonesia (sekitar 57 juta dollar amerika). Dan ini tidak mungkin main2. Bengkel di Bandung ada 3, Kopo, Pasteur dan Buah Batu. Secara fisik bangunan juga, sangat serius.

Di Cikarang sana, telah berdiri dengan megah pabrik TVS Company. Dan perlu dicatat TVS sebagai perusahaan telah lahir hampir seratus tahun, dan merupakan perusahaan terbesar ke-7 di dunia di motor dunia.

Seiring dengan perkembangan yang ada saya yakin bengkel TVS makin menjamur dan mudah dijangkau… (saya pernah lihat di Kota Banjar, telah hadir dealer/bengkel TVS.

Harga jual kembalinya gimana? Wah kalau ditanya itu saya akan jawab tidak tahu . Masalahnya karena saya bukan pedagang dan saya beli motor ini untuk saya pakai kerja bukan jual beli

Akhirnya datang juga, APACHE dikirim ke rumah selasa 27 Mei 2008. setelah disurvey oleh leasing jumat 23 Mei 2008.

Demikian hati telah ditetapkan ke Black MAcho….

Tampak parkir di garasi rumah, siap Turing dengan tuannya …. :)

Bajaj Discover DTS-i 135 2009

09 Bajaj Discover DTS-i 135 specificationsBajaj Discover DTS-i 135 2009



2009 Bajaj Discover DTS-i 135 photo






General information
Model:Bajaj Discover DTS-i 135
Year:2009
Category:Sport
Rating:60 out of 100. Show full rating and compare with other bikes
Engine and transmission
Displacement:134.21 ccm (8.19 cubic inches)
Engine type:Single cylinder, four-stroke
Power:13.10 HP (9.6 kW)) @ 8500 RPM
Torque:11.88 Nm (1.2 kgf-m or 8.8 ft.lbs) @ 6500 RPM
Fuel system:Carburettor. CV type
Ignition:CDI
Cooling system:Air
Gearbox:4-speed
Clutch:Wet, Multi-plate Type
Chassis, suspension, brakes and wheels
Frame type:Double Cradle Type
Front suspension:Telescopic
Rear suspension:Tralling arm with coaxial hydraulic shock absorbers and coil springs
Front tyre dimensions:2.75-17
Rear tyre dimensions:100/90-17
Front brakes:Single disc
Front brakes diameter:240 mm (9.4 inches)
Rear brakes:Expanding brake (drum brake)
Rear brakes diameter:130 mm (5.1 inches)
Physical measures and capacities
Dry weight:133.0 kg (293.2 pounds)
Power/weight ratio:0.0985 HP/kg
Overall height:1,065 mm (41.9 inches)
Overall length:2,030 mm (79.9 inches)
Ground clearance:179 mm (7.0 inches)
Wheelbase:1,305 mm (51.4 inches)
Fuel capacity:10.00 litres (2.64 gallons)
Reserve fuel capacity:2.30 litres (0.61 gallons)
Other specifications
Starter:Electric & kick
Color options:Blue, red
Comments:Bike made in India
Further information
Parts and accessoriesCheck out parts and accessories from our partners.
Ask questionsJoin the 09 Bajaj Discover DTS-i 135 discussion group.
Insurance, loans, tests Check out insurance here. Search the web for dealers, loan costs, tests, customizing, etc.
Related bikesList related bikes for comparison of specs

Selasa, 01 Juni 2010

Motor Baru Honda Vario CBS Techno

Motor Baru Honda Vario CBS Techno

Lebih futuristik dan sporty

OTOMOTIFNET - Belum hilang ingatan nonton film Transformer yang bercerita tentang mobil dan motor yang bisa berubah jadi robot. Kehadiran Honda Vario CBS Techno ini seolah membawa kembali ke film tadi.

Bentuknya yang sangat futuristik seharusnya membuat pasukan “Autobots” menerima Honda Vario CBS Techno ini sebagai salah satu anggota pasukan robot pembela perdamaian.

Akomodir Gaya & Perkuat Rasa Nyaman

Tak perlu dijelaskan panjang lebar, hanya dilihat sekilas saja Vario CBS Techno memiliki kesan futuristik tapi sangat sporty serta agresif. Dua head lampnya yang memanjang dan menyatu dengan lampu sein didesain tajam menyerupai paruh dan mata elang.

Begitu juga dengan kombinasi warnanya yang tak lagi konvesional. Plastik di bawah stang dan jok yang biasanya dibiarkan berwarna hitam, kini dikelir warna-warni sewarna body.

Pegangan tangan di belakang jok juga tidak lagi monoton dengan warna silver, tapi juga ikut disesuaikan dengan warna body.

Desain yang beda ini merupakan usaha Honda untuk menciptakan kesan eksklusif. Biar bagaimana pun skutik yang segmen pasarnya diletakkan di atas BeAT dan Vario ini punya target pasar yang lebih mengerucut pada orang-orang yang modern, muda dan menginginkan skutik dengan teknologi tinggi.

Jadi untuk bergaya tidak perlu diragukan lagi. Desain baru berkesan canggih dan sporty serta stratanya juga paling tinggi diantara skutik Honda lainnya tentunya menambah gengsi. Tapi kebanggan berkendara Honda Vario CBS Techno agaknya terasa kurang tanpa ada nilai lebih dari skutik ini.

Untuk urusan yang satu ini, PT Astra Honda Motor (AHM) memilih fitur kenyamanan sebagai penambah nilai yang membedakan dengan Vario maupun skutik-skutik lainnya. Tapi perlu diingat kenyamanan tidak hanya berkutat pada fitur-fitur seperti kaki-kaki, suspensi atau posisi pengendara.

Spidometer mudah dibaca

Fitur keamanan juga hadir menambah kenyamanan, makin merasa skutiknya aman, tentunya makin nyaman dan tenang saat berkendara. Vario CBS Techno meneruskan fitur keamanan terdahulu yang di pasang di Vario, seperti side stand switch, parking lock dan auto secure key shutter.

Nah di Vario CBS Techno ini ditambah satu fitur lagi yaitu Combi Brake Sistem (CBS). Pada teknologi ini tuas rem belakang saat ditekan mampu mendistribusikan kekuatan pengereman bukan hanya ke roda belakang tapi juga ke roda depan.

“Combi brake system ini diharapkan mampu membantu pengendara yang hanya terbiasa menggunakan rem belakang. Dengan fitur ini resiko roda belakang mengunci saat pengereman mendadak bisa dikurangi,” yakin AS Tedjo Siswojo, Senior General Manager Technical Service, PT AHM. Bukan hanya aman tapi jadi lebih nyaman, apalagi buat pengendara pemula.

Selain itu, kini di bawah stang dilengkapi rak dengan kapasitas lumayan lega. Utility box di bawah jok juga dilengkapi dengan tutup. Huruf informasi di auto secure key shutter dilapis fosfor agar tetap terlihat di kegelapan. Dan paling memanjakan mata adalah panel indikator yang jauh lebih menarik dari Vario sebelumnya.

Perangkat combi brake di rem depan CVT yang masih sama dengan Vario terdahulu

Mesin Sama
Sosok Honda Vario CBS Techno sebenarnya sudah lebih dulu muncul di Thailand satu tahun yang lalu. Di negeri gajah putih diberi nama Click-i, embel-embel “i” di belakang namanya punya arti sudah mengadopsi sistem injeksi bahan bakar. Namun yang hadir di Indonesia minus fitur ini. Alasannya sederhana, karena peraturan emisi gas buang di Indonesia masih Euro2.

“Sedang urusan mesin sebenarnya tidak jauh berbeda dengan Honda Click maupun Honda Vario sebelumnya,” ungkap Alexander Batubara, Senior Officer, Product Planning Division, Honda R&D Southeast Asia Co.,Ltd. Tukar menukar mesin seperti ini sudah lazim dilakukan oleh pabrikan sepeda motor lainnya.

Misalnya, mesin yang dipakai sejak era Yamaha Nouvo pada tahun 2003 hingga Yamaha Mio Sporty dan Mio Soul sama saja. Begitu juga dengan Suzuki yang Spin, Skywave dan sky drive punya mesin sama. Meski begitu teknologi mesin Honda Vario ini tetap diandalkan tentu karena performanya masih baik dan teknologinya boleh diadu dengan kompetitor lainnya.

Bila dibandingkan dengan Yamaha Mio Sporty atau Soul yang sama-sama memiliki kapasitas mesin 110cc tenaga yang dihasilkan sama (menurut klaim masing-masing pabrikan). Vario 8,99 ps di 8000 rpm, sedang Mio 8,9 ps juga di 8000 rpm. Namun urusan torsi Vario kalah sangat tipis hanya 0,86 kgf.m di 6500 rpm, sedang Mio 0,88 kgf.m di 7000 rpm.

Namun melihat peak torsi diputaran mesin lebih tinggi, bisa dipastikan Mio jadi lebih boros bahan bakar dibanding Vario. Untuk mulai berjalan mesin Vario tidak perlu dipaksa berputar di rpm tinggi, setinggi Mio. Sedang urusan teknologi seperti radiator dan engine indicator juga jadi nilai tambah. Dengan radiator mesin skutik yang tertutup rapat di jaga agar tetap adem.


Harga : Rp 15,5 juta on the road (OTR) Jakarta

Spesifikasi:
Mesin : SOHC, radiator
Diameter x langkah : 50x55mm
Volume langkah : 108cc
Tipe mesin : 4 langkah, SOHC pendinginan dengan cairan
Diameter X Langkah : 50 x 55 mm
Volume silinder : 108 cc
Kompresi : 10,7 : 1
Daya maksimum : 8,99 PS / 8000 rpm
Torsi maksimum : 0,86 kgf.m / 6500 rpm
Kopling : Otomatis, sentrifugal, tipe kering
Starter : Pedal dan elektrik
Busi : ND U22FER9, NGK CR7EH-9
Kapasitas tanki : 3,6 liter (bahan bakar)
Kapasitas Minyak Pelumas : 0,7 liter pada penggantian periodik
Transmisi : Otomatis, V-Matic
Kelistrikan : 12 V – 3 Ah (tipe MF)
Pengapian : DC – CDI, Baterai
Panjang X Lebar X Tinggi : 1,904 x 680 x 1,090 mm
Sumbu Roda : 1,273 mm
Jarak Terendah Ke Tanah : 133 mm
Berat Kosong : 101 kg
Tipe rangka : Tulang Punggung
Tipe suspensi depan : Teleskopik
Tipe suspensi belakang : Lengan ayun dengan shockbreaker tunggal
Ukuran ban depan : 80/90 – 14 M/C 40P
Ukuran ban belakang : 90/90 – 14 M/C 46P
Rem depan : Cakram hidrolik dengan piston tunggal
Rem belakang : Teromol

Spesifikasi Yamaha Xeon 125 cc

Spesifikasi Yamaha Xeon 125 cc

yamaha Xeon 125 cc

Forged Piston yang dimiliki Yamaha XEON ini memiliki daya tahan yang sangat kuat terhadap aus/gesekan dan berat yang lebih ringan sehingga menjadikan piston ini memiliki umur pakai yang lebih panjang.

Throttle Position Sensor, karburator yang dilengkapi dengan TPS untuk menghasilkan waktu pengapian yang ideal sehingga menghasilkan pembakaran lebih sempurna, dan konsumsi bahan bakar menjadi lebih efisien.

Auto choke memudahkan konsumen saat menghidupkan mesin dalam kondisi dingin/pagi hari. Dengan Ergonomic Seat Design, membuat bagasi yang lebih luas dan bisa menyimpan lebih banyak banyak barang, termasuk helm half face.

Mesin Yamaha Xeon :
Jenis 4 Langkah, SOHC, Berpendingin Cairan
Valume Silinder 124 cc
Jumlah / Posisi Silinder Cylinder Tunggal / Mendatar
Diameter x Langkah 52,4 x 57,9 mm
Perbandingan Kompresi 10,9 : 1
Pelumasan Basah
Sistem Bahan Bakar MIKUNI BS 26 x 1
Sistem Pengapian DC C.D.I
Battery 12V, 3.5Ah / YTZ5S
Busi CR7E (NGK)
Sistem Starter Electric & Kick Starter
Kapasitas Tangki 4,1 Liter
Kapasitas Oli Mesin Total 0,9 Liter
Berkala 0,8 Liter
Tipe Transmisi V-Belt Otomatis
Pola Pengoperasian Transmisi CVT Otomatis
Tipe Kopling Kering, Kopling Sentrifugal
Daya Maksimum 8,05 kW / 8500 rpm
Torsi Maksimum 10,1 Nm / 7000 rpm


Rangka Yamaha Xeon :
Tipe Pipa Baja
Suspensi Depan Teleskopik
Suspensi Belakang Lengan Ayun, Suspensi Tunggal
Rem Depan Cakram
Rem Belakang Tromol
Ukuran Roda Depan 70 / 90 – 14M/C 38P
Ukuran Roda Belakang 80 / 90 – 14M/C 44P


Dimensi Yamaha Xeon :
Panjang 1850 mm
Lebar 685 mm
Tinggi 1050 mm
Tinggi Tempat Duduk 750 mm
Jarak Sumbu Roda 1260 mm
Jarak Terendah Ke Tanah 125 mm
Berat Isi 103 kg

Honda Scoopy: Spesifikasi Harga Honda Scoopy

Honda Scoopy: Spesifikasi Harga Honda Scoopy

Honda Scoopy motor terbaru Honda keluaran PT Astra Honda Motor (AHM). Honda Scoopy ini seperti halnya skutik lain dari Honda, dilengkapi dengan kunci pengaman bermagnet otomatis (auto secure keys shutter), tuas pengunci rem (brake lock), dan standar samping otomatis (side stand switch), dan choke otomatis.

Dengan 3 warna body, Honda Scoopy menjadi alternatif yang mendukung gaya hidup anak muda. Classic White, Retro Pink dan Vintage Violet memberikan tampilan yang mewah, klasik, ceria dengan gaya retro dan ekslusif dengan gaya vintage. Harga Honda Scoopy Rp. 13.500.000,- (on the road DKI Jakarta)
Spesifikasi Honda Scoopy



Panjang x lebar x tinggi : 1.844 x 699 x 1.070 mm.
Jarak sumbu roda : 1.240 mm.
Jarak terendah ke tanah : 150 mm.
Berat kosong : 94 kg. (tipe CW)
Tipe rangka : Tulang punggung
Tipe suspensi depan : Teleskopik
Tipe suspensi belakang : Lengan ayun dengan sokbreker tunggal
Ukuran ban depan : 80/90 – 14 M/C 40P
Ukuran ban belakang : 90/90 – 14 M/C 46P
Rem Depan : Cakram hidrolik, dengan piston tunggal
Rem Belakang : Tromol
Kapasitas tangki bahan bakar : 3,5 liter.
Tipe mesin : 4 langkah, SOHC
Sistem pendinginan : Pendinginan udara dengan kipas
Diameter x langkah : 50 x 55 mm.
Volume langkah : 108 cc.
Perbandingan kompresi : 9,2 : 1
Daya maksimum : 6,09 kW (8.28 PS) / 8.000 rpm.
Torsi maksimum : 8,32 N.m (0.85 kgf.m) / 5.500 rpm.
Kapasitas minyak pelumas mesin : 0,7 liter pada penggantian periodik
Kopling : Otomatis, sentrifugal, tipe kering
Transmisi : Otomatis, V-Matic
Starter : Electric starter & kick starter
Aki : MF battery, 12 V – 3 A.h
Busi : ND U24EPR9, NGK CPR8EA-9
Sistem pengapian : DC – CDI, Battery
Karburator : VK22×1
Lampu depan : 12V 32 W x 1
Lampu senja : 12V 5 W x 1

8 Langkah Mudah Merawat Motor

8 Langkah Mudah Merawat Motor

Sebagai motor yang bisa menerobos kemacetan lalulintas, motor memang tiada duanya. Namun agar performanya tetap optimal, Jangan pernah mengabaikan perawatan motor.

Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam perawatan motor, antara lain adalah:

1. Periksa kondisi oli karena berperan penting untuk melumas komponen-komponen mesin, sperti stang seher, seher dan ring seher, kruk as dan noken as atau stang klep. Jika keberadaan minyak pelumas sudah berwarna kehitam-hitaman atau kelenturan daya lumasnya berkurang, maka sebaiknya segera diganti dengan oli yang sesuai dengan rekomendasi pabrikan.
2. Periksa kondisi aki. Jangan biarkan air accu melewati batas maksimum dan minimum yang akibatnya bisa mempercepat kerusakan pada sel-sel accu. Tambahkan accu pada pagi hari. Segera ganti apabila baterai atau accu sudah mulai melemah.
3. Periksa rantai dan gir. Jangan biarkan rantai terlalu kendor atau terlalu kencang. Cek juga kondisi gir, jika terlalu tajam segera ganti karena jika tidak rantai bisa tiba-tiba putus.
4. Periksa kabel koil dan busi. Segera ganti kabel yang kelihatannya sudah cukup umur dan terlihat banyak keretakan dan pengerasan pada kabel. Jangan lupa perhatikan keberadaaan busi karena busi sangat vital untuk sebuah mesin kendaraan.
5. Perhatikan selang bensin. Jangan membiarkan kondisi selang bensin mengeras atau terjadi retakan-retakan, karena bagian dalam selang bisa jadi sudah tidak elastis dan mengakibatkan serbuk kotoran yang berasal dari selang terbawa karburator.
6. Panaskan mesin selama 2 menit. Panaskan mesin sebelum motor dijalankan agar sirkulasi oli bisa melumasi seluruh bagian dalam mesin yang bergerak.
7. Periksa tekanan angin ban. Jangan terlalu keras dan jangan kurang karena bisa berakibat kembang ban motor rusak.
8. Selalu menggunakan suku cadang asli.

Tips & Trik Merawat Mesin Sepeda Motor

Tips & Trik Merawat Mesin Sepeda Motor
Tips and trik merawat mesin sepeda motor
Setiap pengguna sepeda motor pasti berharap bisa
mengendarainya untuk jangka panjang. Untuk itu pemilik
sepeda motor harus memperhatikan perawatan mesin
karena kondisi mesin sepeda motor tergantung dari
pemeliharaan dan kebiasaan pemiliknya dalam
mengendarai. So tak ada salahnya Anda cermati tips dan
trik tentang merawat mesin sepeda motor berikut:

- Tanda-tanda kerusakan
Pada umumnya setiap kerusakan pasti akan terdapat
tanda-tanda terlebih dahulu kecuali jika terjadi
hal-hal yang menyimpang misalnya kecelakaan. Untuk
mengantisipasinya maka perhatikan apabila ada gejala
yang tidak normal/tidak seperti biasanya pada sepeda
motor Anda. Sikap demikian akan membantu dan
memudahkan Anda untuk mendeteksi kerusakan lebih dini.

- Cermati kerusakan
Apabila terjadi kerusakan mesin maka perbaikan tidak
boleh ditunda lebih lama dengan kata lain harus segera
diperbaiki. Namun ingat, jika Anda tidak punya cukup
keahlian jangan sekali-sekali membongkar dan
memperbaikinya seorang diri. Karena disamping buang
waktu dan tenaga maka kerusakan bisa jadi akan tambah
parah. Lebih baik segera Anda bawa ke bengkel.

- Kerusakan beruntun
Apabila sepeda motor Anda mengalami gejala kerusakan
yang berturut-turut dan lebih dari satu sebab maka
cara yang paling tepat adalah periksalah bagian-bagian
yang mudah dicapai terlebih dahulu satu per satu baru
kemudian ke bagian-bagian lain. Anda bisa membawanya
ke bengkel dengan keterangan yang lengkap jadi akan
memudahkan mekanik nya untuk memperbaikinya.

- Kerusakan kecil
Apabila terjadi kerusakan kecil di jalan seperti
kerusakan pada mur, baut, kabel-kabel, kebocoran
bensin/oli yang tidak memerlukan pembongkaran mesin
yang ruwet maka Anda bisa melakukan perbaikan sendiri.
Akan tetapi jika kerusakan yang terjadi mengakibatkan
patahnya komponen utama dan memerlukan pembongkaran
mesin Anda harus membawanya ke bengkel service.

Nah, tak sulit bukan jika Anda mulai mencoba
bersahabat dengan kendaraan sendiri, semakin rajin
merawat, tentu semakin sedikit biaya yang bakal anda kelurkan